Just Ishaq

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Isu-isu Transnasional

USAID dan Bantuan Demokrasi Amerika di Indonesia

E-mail Print PDF

Demokrasi dan demokratisasi dewasa ini telah diadopsi sebagai salah satu instrumen penting dalam hubungan internasional.  Berakhirnya perang dingin pada awal 1990 menjadi salah satu momentum kemenangan demokrasi yang dalam banyak hal diidentikkan dengan ide tentang liberalisasi pasar.  Demokrasi menjadi salah satu pra syarat bagi suatu negara untuk diterima dalam pergaulan dunia yang secara sistemik didominasi gagasan-gagasan liberalisme.  Negara-negara berkembang yang umumnya identik dengan sistem politik tidak demokratis didorong bertransformasi menjadi demokratis.  Banyak teori yang menjelaskan mengapa demokrasi seharusnya menjadi pilihan bagi sistem politik setiap negara, diantaranya The Theory of Democratic Peace, yang dibangun berdasarkan asumsi bahwa negara-negara demokrasi tidak akan saling berperang satu sama lain.  Walaupun telah melewati banyak kritik, namun teori ini masih sering diadopsi sebagai kerangka kebijakan luar negeri dan internasional negara-negara maju.

 

Bom Moskow, Terorisme dan Perempuan

E-mail Print PDF

Ledakan dahsyat di Stasiun Lubyanka dan Stasiun Park Kultury, di jantung kota Moskow, Rusia pada Senin, 29 Maret 2010, mengejutkan dunia.  Setidaknya 39 orang dilaporkan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.  Sesaat setelah ledakan, otoritas resmi Rusia menuduh kaum bersenjata Cechnya berada dibalik serangan tersebut.  Dua hari kemudian, dunia dikejutkan dengan fakta bahwa pelaku serangan adalah dua orang perempuan yang tergabung kelompok “Black Widows” (janda-janda hitam).

 

Setahun Kepresidenan Barrack Obama

E-mail Print PDF

Buku berjudul: "The Promise: President Obama Year One" (Simon & Schuster, 2010) oleh Jonathan Alter mengisahkan seluk-beluk tahun pertama kepemimpinan Presiden Barrack Obama yang dilantik pada Januari 2009 dan memberi inspirasi kepada dunia melalui janji besarnya "Change We Can Believe In".

Alter adalah jurnalis senior yang memiliki akses unik hingga ke Situation Room, suatu ruang khusus di basemen Gedung Putih dimana keputusan-keputusan besar Presiden Amerika sejak Vietnam hingga Iraq dan Afghanistan dirumuskan.